1. PENGERTIAN. Memandikan pasien di tempat tidur dilakukan pada pasien yang tidak mampu mandi sendiri. 2. TUJUAN. 1. Menjaga kebersihan tubuh. 2. Mengurangi infeksi akibat kulit kotor. 3. Memperlancar sistem peredaran darah. 4. Menambah kenyamanan pasien. 3. KEBIJAKAN. 4. PETUGAS. Perawat. 5. PERALATAN. 1. 1. Posisi Supinasi. Merupakan posisi paling sederhana yaitu pasien berbaring terlentang dengan kepala, leher dan tulang belakang berada di posisi netral dan lengan berposisi lurus berada di samping kanan-kiri pasien. Tujuan, untuk meningkatkan kenyamanan pasien. memfasilitasi penyembuhan dalam proses antestesi tertentu. Indikasi, Proses memandikan di tempat tidur pada pasien dengan ketergantungan total adalah dengan membasuh daerah kepala dan kemudian turun sampai ke anggota badan yang paling bawah 3. Mandi parsial atau mandi sebagian di tempat tidur termsuk memandikan hanya bagian badan yang dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau bau jika tidak mandi (misalnya tangan, muka, daerah perineal dan axilla) (Potter, 2006). Kamar pasien tanpa melihat tempat tidurnya adalah rumah bagi pasien selama ia berada di Rumah sakit. Membersihkan dada dan perut dengan cara kedua lengan diletakkan ke atas mengubah letak handuk sehinga leher, MEMANDIKAN PASIEN DI TEMPAT TIDUR. No.Dokumen: No. Revisi Halaman. SPO / KEP - 137 0 2- 2 SOP BAB DIATAS TEMPAT TIDUR. SOP BAB DIATAS TEMPAT TIDUR. Putri dwi lestari . Sop Memandikan Pasien. Memandikan pasien di atas tempat tidur merupakan salah satu pemenuhan kebutuhan personal hygiene pasien. Video ini merupakan arsip laboratorium praktik sebag .

cara memandikan pasien diatas tempat tidur